
Suasana khidmat menyelimuti halaman Kantor Pemerintah Kota Probolinggo, Senin (14/10), saat digelar upacara peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur. Bertindak sebagai pembina upacara, Wali Kota Probolinggo dr. H. Aminuddin, Sp.OG.(K), M.Kes. menyampaikan sambutan penuh makna yang menekankan semangat ketangguhan dan pertumbuhan berkelanjutan bagi masyarakat Jawa Timur, khususnya di Kota Probolinggo.
Mengawali sambutannya, Wali Kota Aminuddin mengajak seluruh peserta upacara untuk memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas rahmat dan karunia-Nya, serta mendoakan para korban musibah runtuhnya bangunan musala Pondok Pesantren Al-Khoziny di Sidoarjo.
“Peristiwa tersebut menjadi duka mendalam bagi kita semua sekaligus pengingat akan pentingnya tanggung jawab bersama untuk menjamin lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi para santri dan pelajar,” ujarnya penuh empati.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga menyampaikan bahwa usia delapan puluh tahun Provinsi Jawa Timur merupakan perjalanan panjang yang sarat sejarah, perjuangan, dan kemajuan. Tema peringatan tahun ini, “Jatim Tangguh, Terus Bertumbuh,” disebutnya bukan sekadar slogan, melainkan cerminan semangat seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
“Hanya dengan ketangguhan, kita dapat terus bertumbuh. Semangat inilah yang menjadi ruh pembangunan Jawa Timur,” tutur Wali Kota.
Ia menekankan pentingnya filosofi kerja “Jatim Bisa” yang mencakup empat nilai utama: Berdaya, Inklusif, Sinergis, dan Adaptif. Menurutnya, keempat nilai tersebut menjadi fondasi bagi Jawa Timur untuk terus berkembang secara berkelanjutan dan berkeadilan.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Aminuddin juga memaparkan capaian pembangunan Jawa Timur yang membanggakan. Berdasarkan data terbaru, pertumbuhan ekonomi Jawa Timur pada triwulan II tahun 2025 mencapai 5,23% (yoy), lebih tinggi dari rata-rata nasional sebesar 5,12%.
Selain itu, realisasi investasi di tahun 2024 mencapai Rp147,3 triliun, tertinggi dalam satu dekade terakhir, sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi nasional.
Ia juga menyoroti keberhasilan Jawa Timur menurunkan angka kemiskinan hingga 9,5% per Maret 2025 dan kemiskinan ekstrem menjadi 0,66%, serta capaian luar biasa dalam pemberdayaan desa.
“Hingga tahun 2025, Jawa Timur memiliki 4.716 desa mandiri — terbanyak di Indonesia. Di dalamnya, berdiri 8.494 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih sebagai wujud kemandirian ekonomi rakyat,” ungkapnya.
Jawa Timur, lanjut Wali Kota, juga berhasil mempertahankan perannya sebagai lumbung pangan nasional dengan produksi padi mencapai lebih dari 12 juta ton pada periode Januari–November 2025, tertinggi di Indonesia. Hal ini menjadi modal penting untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu agenda prioritas nasional.
Dalam konteks pembangunan strategis, Wali Kota Aminuddin menegaskan bahwa Jawa Timur kini siap berperan sebagai Gerbang Baru Nusantara, mengingat posisinya yang strategis sebagai simpul perdagangan dan logistik nasional, dengan dukungan 37 pelabuhan, 7 bandara, 12 ruas jalan tol, serta kawasan industri dan ekonomi khusus yang terus berkembang.
“Saat Indonesia bersiap menuju Indonesia Emas 2045, Jawa Timur harus naik kelas, bukan hanya menjadi unggulan nasional, tapi juga pusat inovasi dan pendidikan,” imbuhnya.
Menutup sambutannya, Wali Kota mengingatkan pentingnya falsafah luhur “Jer Basuki Mawa Beya” — bahwa setiap keberhasilan menuntut kerja keras, pengorbanan, dan kebersamaan.
Ia mengajak seluruh masyarakat Kota Probolinggo untuk terus bersinergi dan berkontribusi demi kemajuan daerah.
“Dengan semangat ‘Jatim Tangguh, Terus Bertumbuh’, mari kita jadikan momentum Hari Jadi ke-80 ini sebagai pijakan untuk membangun masa depan yang inklusif, sejahtera, dan berkelanjutan. Tangguh Nyawiji, Tumuwuh Mulyo — bersatu dalam ketangguhan, bertumbuh menuju kemuliaan,” tutupnya.
Upacara berlangsung dengan tertib dan khidmat, dihadiri oleh jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, tokoh masyarakat, pelajar, serta ASN di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo.